| Penampilan: | Bubuk kuning coklat | Bagian yang Digunakan: | Berry |
|---|---|---|---|
| Bahan Aktif: | Flavonoid | Spesifikasi: | 10% 20% |
| Kelarutan: | Air larut | Umur Simpan: | 2 Tahun |
| Menyoroti: | bubuk ekstrak duri laut alami,bubuk flavonoid duri laut 20%,ekstrak tanaman sea buckthorn 30% |
||
Ekstrak Sea Buckthorn Alami 100% Bubuk Flavonoid Sea Buckthorn 20% 30%
Apa Itu Flavonoid Sea Buckthorn?
Sea buckthorn (Hippophae rhamnoides) beri, daun, dan pulp kaya akan beragam dan kuatnya flavonoid, kelas polifenol tumbuhan dengan sifat antioksidan yang kuat.
Flavonoid utama dalam sea buckthorn meliputi:
-Isorhamnetin Glycosides: Flavonoid yang paling melimpah dan khas dalam sea buckthorn. Isorhamnetin itu sendiri adalah flavonol termetilasi (berkaitan dengan quercetin) yang dikenal karena stabilitasnya yang ditingkatkan dan bioaktivitas yang kuat.
-Quercetin Glycosides: Antioksidan kuat yang terkenal, ditemukan di banyak tumbuhan.
-Kaempferol Glycosides: Flavonol umum lainnya dengan efek anti-inflamasi dan antioksidan.
-Catechin: Mirip dengan yang ditemukan dalam teh hijau (misalnya, epicatechin, gallocatechin).
-Proanthocyanidins (PAC): Juga dikenal sebagai tanin terkondensasi, bertanggung jawab atas rasa sepat dan berkontribusi pada kesehatan vaskular.
Ekstrak Sea Buckthorn Bubuk banyak digunakan dalam makanan dan minuman, produk perawatan kesehatan.
|
Nama Produk
|
Bubuk ekstrak buah sea buckthorn
|
|
Penampilan
|
Bubuk kuning kecoklatan
|
|
Nama Latin
|
Hippophae rhamnoides Linn
|
|
Nama lain
|
Ekstrak Seabuckthorn; Flavon Seabuckthorn
|
|
Bagian yang digunakan
|
Buah
|
|
Spesifikasi
|
10:1, flavonoid 10%, 20%
|
|
Aplikasi
|
Suplemen kesehatan
|
|
Metode Analisis
|
TLC, UV
|
|
Bau
|
Khas
|
|
Ukuran partikel
|
100% lolos 80 mesh
|
|
Masa Simpan
|
Dua tahun
|
Aplikasi Bubuk Ekstrak Buah Sea buckthorn:
1. Ekstrak Buah Sea buckthorn dapat digunakan sebagai bahan baku untuk ditambahkan ke dalam anggur, jus buah, roti, kue, biskuit, permen, dan makanan lainnya;
2. Ekstrak Buah Sea buckthorn dapat digunakan sebagai bahan tambahan makanan, tidak hanya meningkatkan warna, aroma, dan rasa, tetapi juga meningkatkan nilai gizi makanan;